Mengadaptasi webtoon populer karya Kkomabi, drama Korea S Line bikin internet heboh. Netizen dari berbagai penjuru dunia ramai memperbincangkan soal drama ini melalui berbagai media sosial.
Drakor ini memadukan genre thriller dan fantasi dengan kompleksitas hubungan manusia.
Kalau biasanya garis merah menandakan benang takdir, dalam drama ini garis merah berhubungan dengan hal yang jauh lebih gelap. Kamu belum sempat nonton? Yuk, intip dulu reviewnya!
Review Drama Korea S Line
Drama bergenre thriller ini menampilkan cerita penuh misteri yang sukses bikin penonton ketagihan. Berikut review singkat dari drakor viral ini:
1. Premis yang Anti Mainstream
S Line mengusung konsep garis merah yang tidak biasa. Alih-alih menjadi penghubung antara dua orang yang merupakan cinta sejati, garis merah ini justru menjadi tanda dari hubungan seksual yang pernah dilakukan.
Ceritanya sendiri berpusat pada Shin Hyun Heup (Arin), siswi SMA yang memiliki kemampuan melihat S Line sejak lahir. Namun, kemampuan tersebut justru membuatnya mengalami trauma dan anti sosial.
Hingga suatu hari terjadi kasus pembunuhan di lingkungan tempat tinggalnya. Dari kasus tersebut ia terlibat dengan detektif Han Ji Wook (Lee Soo Hyuk) yang berusaha mengungkap kebenaran mengenai S Line.
Uniknya, kunci dari kasus tersebut terletak pada S Line pelaku. Hal ini membuat konsep garis merah semakin menarik untuk diselidiki.
2. Karakter Kompleks dan Penuh Misteri
Tidak hanya premisnya, setiap karakter dalam drama ini juga terlihat mencurigakan. Masing-masing karakter memiliki sifat kompleks yang bikin penonton mempertanyakan mana yang baik dan jahat.
Salah satu karakter yang jadi sorotan yaitu Gyu Jin (Lee Da Hee) yang tidak punya S Line sama sekali.
Ia merupakan wali kelas yang ramah dan penuh perhatian. Namun Gyu Jin juga memancarkan aura yang tidak biasa.
Terlebih lagi, ia mendorong orang-orang untuk menggunakan kacamata misterius seakan tahu mengenai bahayanya.
3. Ketegangan yang Terasa
Pengemasan drama juga dilakukan dengan apik untuk menghadirkan ketegangan yang terasa nyata.
Bukan hanya dari alur, visual dan musik dari drakor ini ikut menghidupkan suasana menegangkan.
Sesuai genre-nya, drakor ini lebih dominan dengan visual suram dengan dominasi warna coklat muda.
Efek suara dan musiknya juga sangat mendukung sensasi penuh misteri dan mencekam. Bahkan drakor ini meraih penghargaan Best Music dari Canneseries 2025.
4. Alur Cerita yang Relevan
Meskipun mengusung genre thriller fantasi, kisah dalam drakor ini sangat relevan dengan kehidupan nyata.
Drakor ini seolah mengajak penonton untuk merenungkan mengenai privasi, seksualitas, dan stigma sosial.
Penulis Ahn Ju Young juga berhasil mengemas alur slow burn yang membangun ketegangan secara perlahan.
Itulah review singkat dari S Line yang sudah tayang sejak 11 Juli 2025. Drama Korea ini tersedia untuk kamu tonton di platform terpercaya VIU. Yuk, langsung buka VIU untuk ikuti kisah selengkapnya.