Skip to content
  • Beranda
  • Disclaimer
  • About Us
  • Contact Us
  • Privacy Policy

Pepohonan

Informasi Terbaru Masa Kini

  • Kesehatan
  • Gaya
  • Travel
  • Otomotif
  • Tekno
  • Toggle search form
  • Desa Muncar, Penghasil Kopi Terbaik di Temanggung Telaten Siap Melaju Lebih Tinggi Travel
  • Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan, Gelombang 6 Meter di Selatan Jawa hingga Bali Tekno
  • Hino Hadirkan Asuransi Khusus Truk dan Bus pada Pameran GIIAS 2022 Otomotif
  • Hal yang Perlu Dilakukan untuk Investasi Aman dan Terpercaya
    Hal yang Perlu Dilakukan untuk Investasi Aman dan Terpercaya Uncategorized
  • Hari Ini Kota Padang Ulang Tahun ke 353, Berikut 8 Keunikannya Travel
  • Jenis dan Fungsi Otot Perut Berlainan Gaya
  • Ini Dia Jenis-Jenis Atap Rumah yang Perlu Kamu Tahu
    Ini Dia Jenis-Jenis Atap Rumah yang Perlu Kamu Tahu Uncategorized
  • Kenali Arti Angka-angka di Ban Motor Otomotif

Kenali Tanda Kena Diabetes: 7 Masalah di Kaki yang Sering Dikaitkan Diabetes

Posted on September 2, 2022 By admin Tak ada komentar pada Kenali Tanda Kena Diabetes: 7 Masalah di Kaki yang Sering Dikaitkan Diabetes

Diabetes tipe 1, ini adalah penyakit autoimun.

Sistem kekebalan menyerang dan menghancurkan sel-sel di pankreas, tempat insulin dibuat.

– Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh menjadi resisten terhadap insulin, dan gula menumpuk dalam darah.

Ini adalah tipe yang paling sering diderita.

Sekitar 90 persen hingga 95 persen orang hidup dengan diabetes tipe 2.- Gestational diabetes, adalah kondisi gula darah tinggi selama kehamilan.

Hormon penghambat insulin yang diproduksi oleh plasenta menyebabkan jenis diabetes ini.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), beberapa gejala umum diabetes termasuk sering haus dan buang air kecil, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, penglihatan kabur, mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki, kelelahan dan kulit kering.

Meski demikian, diabetes juga dapat menyebabkan dua jenis masalah pada kaki yaitu neuropati diabetik dan penyakit pembuluh darah perifer.

Mengutip dari laman Times of India, pada neuropati diabetik, diabetes yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi dan merusak saraf, sedangkan penyakit pembuluh darah perifer juga mempengaruhi aliran darah, sehingga menimbulkan beberapa gejala yang timbul pada kaki itu sendiri.

1.

Nyeri, kesemutan dan mati rasa di kaki Neuropati diabetik paling sering merusak saraf di kaki, itulah sebabnya gejalanya menimbulkan rasa sakit dan mati rasa di kaki, dan tangan.

Nyeri kaki dan mati rasa juga bisa menjadi hasil dari cedera, penggunaan berlebihan dari kondisi yang menyebabkan peradangan pada tulang, ligamen atau tendon di kaki.

2.

Ulkus kaki Ulkus kaki ditandai dengan pecahnya kulit atau luka yang dalam.

Ini adalah luka terbuka yang umumnya terjadi pada sekitar 15 persen pasien diabetes yang ditemukan di bagian bawah kaki.

Dalam kasus ringan, borok kaki dapat menyebabkan kulit mengelupas, namun pada kasus yang parah, dapat menyebabkan amputasi.

3.

Kaki atlet Kerusakan saraf akibat diabetes juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena komplikasi kaki termasuk kaki atlet.

Ini adalah infeksi jamur yang menyebabkan gatal, kemerahan, dan pecah-pecah.

Ini dapat mempengaruhi satu atau kedua kaki dan kemungkinan akan memerlukan obat yang menghilangkan jamur yang menyebabkan infeksi.

4.

Kapalan Diabetes juga dapat menyebabkan kapalan.

Kondisi ini menyebabkan penumpukan kulit keras di dekat area tulang jari kaki atau di antara jari kaki.

Kapalan biasanya disebabkan oleh sepatu yang tidak pas atau masalah kulit.

5.

Infeksi jamur pada kuku Penderita diabetes juga memiliki peningkatan risiko infeksi jamur yang disebut onikomikosis, yang biasanya mempengaruhi kuku kaki.

Hal ini menyebabkan kuku berubah warna menjadi coklat kekuningan atau buram, tebal, dan rapuh.

Namun infeksi jamur pada kuku juga bisa terjadi akibat cedera.

6.

Gangren Karena diabetes mempengaruhi pembuluh darah yang memasok darah dan oksigen pada jari tangan dan kaki, maka dapat menyebabkan gangren.

Gangren terjadi ketika aliran darah terputus dan jaringan mati.

Ini bahkan dapat meningkatkan kemungkinan amputasi.

7.

Deformitas kaki Diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf, sehingga dapat melemahkan otot-otot di kaki dan menyebabkan masalah seperti hammertoes, cakar kaki, kepala metatarsal yang menonjol, dan pes cavus, yang merupakan lengkungan tinggi yang tidak akan menetap bahkan ketika meletakkannya beban di atasnya.

Gaya Tags:Diabetes, diabetes tipe 2, Gejala Diabetes Tipe 2

Navigasi pos

Previous Post: JF3 di Kelapa Gading Hadir Lagi, Angkat Tema Keragaman Budaya Indonesia
Next Post: Willow Smith Ungkap Alasan Mencukur Rambutnya Sejak Remaja

Related Posts

  • Masalah Tiroid Sering Tak Disadari, Deteksi Dini Perlu Ditingkatkan Lagi Gaya
  • Kebiasaan Sederhana di Pagi Hari
    10 Kebiasaan Sederhana di Pagi Hari yang Bikin Wajah Segar Seperti Usia 20-an Gaya
  • Jaga Kesehatan Usus dan Pencernaan dengan Yogurt Gaya
  • Ketahui Gejala Tipes, Penyebab dan Cara Pengobatannya Gaya
  • Begini Cara Terhindar dari Paparan Tungau Debu untuk Penderita Asma Gaya
  • Punya Riwayat Alergi Udang Berkemungkinan Bereaksi Sama terhadap Jenis Seafood Lainnya? Gaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Hubungan Wellbeing dan Prestasi Akademik yang Seharusnya Dipahami Orang Tua
  • Honda PCX: Perbandingan Tipe dan Fitur untuk Menentukan Pilihan Terbaik
  • Anti Rayap Bandung: Solusi Efektif Lindungi Hunian dari Serangan Rayap
  • Pilihan Snack Sehat untuk Dimakan Sehari-hari
  • 6 Tips Memilih Mobil untuk Niaga Bidang UMKM
Zona Nyaman Ambisiku Lawak Abis Mata Radar Wisata Tips Titik Cuan Milenial Dapur Artikel Lingkar Air Rempah Catatan Wisata Media Otak Opini Dapur Karya
Sehat Manis Sekilas Masa Sisi Impian Terlihat Modis Usaha Tangan Paling Gadget Waktu Pertama Bunyi Hujan Kebugaran Fisik Sudut jendela

Categories

  • bisnis
  • Fashion
  • Fashion Hijab
  • Gaya
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Personality test
  • Sepatu
  • Tekno
  • Teralis
  • Tips
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wajah

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • Maret 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022

Blog Baru

Ruang Tulisan Bahasa Bijak Bisik Telinga Catatan Milenial Jago Mikir Info Terbaru Hiasan Online Jejak Artikel Kabar Ciamik Lentera Perjalanan
  • Tanpa Auditor FIFA, Rumput JIS Dianggap Tak Sesuai Standar Oleh Kontraktor, Ada Apa
    Tanpa Auditor FIFA, Rumput JIS Dianggap Tak Sesuai Standar Oleh Kontraktor, Ada Apa? Uncategorized
  • Royal Kencana Mansion, Studio Alam di Pusat Kota Yogya yang Kantongi 2 Rekor MURI Travel
  • Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan, Gelombang 6 Meter di Selatan Jawa hingga Bali Tekno
  • Hal yang Perlu Dilakukan untuk Investasi Aman dan Terpercaya
    Hal yang Perlu Dilakukan untuk Investasi Aman dan Terpercaya Uncategorized
  • Cara Pasang dan Harga Bondek Terbaru
    Cara Pasang dan Harga Bondek Terbaru: Panduan Lengkap untuk Proyek Lantai Beton Uncategorized
  • Ketentuan Mengenai Asuransi Murni Syariah Yang Perlu Diketahui
    Ketentuan Mengenai Asuransi Murni Syariah Yang Perlu Diketahui Uncategorized
  • Fondasi Kesehatan Anak-Anak
    Donasi Nutrisi : Fondasi Kesehatan Anak-Anak Uncategorized
  • Meghan Markle Ungkap 5 Hal dalam Archetypes Tantangan Jadi Ibu hingga Ambisinya Kesehatan

Copyright © 2026 Pepohonan.

Powered by PressBook News WordPress theme