Melansir laman Mutu International, kecelakaan kerja adalah insiden di tempat kerja atau berkaitan dengan pekerjaan yang menimbulkan penyakit, cedera, hingga kematian. Perusahaan pun harus memiliki cara mencegah kecelakaan kerja agar karyawan tetap aman dari risiko buruk. Salah satunya dengan memiliki Jaminan Kecelakaan Kerja.
Program jaminan perlindungan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan ini akan memberikan bantuan jika karyawan tertimpa musibah atau berada dalam situasi yang tidak terduga. Bentuk manfaatnya sendiri meliputi perawatan medis, santunan meninggal, santunan cacat, manfaat beasiswa, hingga program kembali kerja.
5 Cara Mencegah Kecelakaan Kerja
Berikut beberapa cara agar kecelakaan dalam bekerja tidak terjadi, di antaranya:
1. Pelatihan dan Edukasi Keselamatan
Langkah pertama adalah dengan memberi pemahaman menyeluruh kepada seluruh karyawan tentang pentingnya keselamatan. Pelatihan ini tidak cukup jika hanya perusahaan lakukan sekali, tetapi harus berkelanjutan agar pengetahuan pekerja selalu terbarui.
Materi pelatihan mencakup cara menggunakan alat pelindung diri, prosedur menghadapi keadaan darurat, hingga mengenali potensi bahaya di area kerja. Semakin sering edukasi Anda lakukan, semakin terbentuk pula budaya sadar keselamatan di lingkungan kerja.
2. Penggunaan Alat Pelindung Diri
Alat pelindung diri berfungsi melindungi pekerja dari risiko cedera selama bekerja. Jenisnya menyesuaikan dengan bidang pekerjaan masing-masing, mulai dari helm, sarung tangan, kacamata pelindung, sepatu kerja, hingga pakaian khusus untuk pekerjaan dengan risiko tinggi.
Setiap alat juga perlu dirawat agar tetap layak digunakan. Kebiasaan mengenakan APD sebelum bekerja harus menjadi rutinitas yang tak boleh pekerja lewatkan. Sebab, kelalaian sekecil apa pun bisa berdampak fatal.
3. Pemeliharaan Peralatan Kerja
Peralatan kerja yang aus atau rusak menjadi sumber bahaya tersembunyi di banyak tempat kerja. Karena itu, pemeriksaan rutin menjadi bentuk cara mencegah kecelakaan kerja sangat diperlukan untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi aman dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan agar risiko kecelakaan tidak meningkat. Pemeliharaan yang konsisten akan membantu memperpanjang usia alat dan menjaga kelancaran aktivitas kerja.
4. Lingkungan Kerja yang Aman
Area kerja yang bersih, terang, dan tertata rapi adalah dasar dari lingkungan yang aman. Apalagi, tumpahan cairan, kabel berserakan, atau pencahayaan redup sering kali menjadi penyebab kecelakaan yang sebenarnya bisa dihindari.
Jadi, biasakan untuk segera membersihkan setiap area setelah digunakan dan melapor bila menemukan potensi bahaya. Lingkungan kerja yang terjaga akan membuat aktivitas lebih nyaman dan minim risiko.
5. Kesehatan Fisik dan Mental Pekerja
Kondisi fisik dan mental yang prima menjadi faktor penting dalam keselamatan kerja. Sebab, pekerja yang kelelahan atau stres umumnya cenderung kehilangan fokus dan berisiko mengalami kecelakaan.
Perusahaan sebaiknya memberi waktu istirahat cukup, menyediakan pemeriksaan kesehatan berkala, serta memperhatikan beban kerja karyawan.
Sudah Tahu Bagaimana Cara Mencegah Kecelakaan Kerja?
Keselamatan kerja merupakan tanggung jawab antara perusahaan dan karyawan. Setiap individu juga berperan penting dalam menjaga keselamatan diri dan rekan kerja agar terhindar dari kecelakaan. Tentu saja, untuk melengkapinya, memiliki jaminan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan juga tak kalah penting.
Sehingga, karyawan akan mendapatkan manfaat dan perlindungan maksimal jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Tak hanya memberikan ketenangan pada karyawan itu sendiri, keluarganya pun akan mendapat pertanggungjawaban. Mari jaga keselamatan dan tetap pastikan produktivitas terjadi lewat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan!